
Bogor, (6/6) – Poppy Sri Lestari, M.T., dosen Politeknik AKA Bogor, mewakili Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dalam kegiatan Pelatihan Riset Greening Education Readiness Index (GERI)-TVET untuk Pendidikan Vokasi Hijau ASEAN yang berlangsung di Brunei Darussalam pada 2–6 Juni 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kolaborasi antarnegara ASEAN dalam pengembangan riset dan implementasi pendidikan vokasi hijau yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Pelatihan tersebut diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara anggota ASEAN, yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam.
Melalui pelatihan ini, para peserta memperoleh pemahaman dan pengalaman dalam pengembangan indikator kesiapan pendidikan hijau (Greening Education Readiness Index/GERI) pada sektor Technical and Vocational Education and Training (TVET), sekaligus bertukar praktik baik terkait penerapan pendidikan vokasi yang mendukung agenda keberlanjutan di kawasan ASEAN.
Keikutsertaan Poppy Sri Lestari sebagai perwakilan Indonesia bertujuan untuk memperkuat kapasitas riset, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta mendukung pengembangan kebijakan dan implementasi pendidikan vokasi hijau di tanah air. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi negara-negara ASEAN untuk menyelaraskan langkah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap tantangan lingkungan dan kebutuhan industri berkelanjutan.
Partisipasi tersebut juga mencerminkan komitmen Politeknik AKA Bogor dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi berbasis industri, memperkuat kolaborasi internasional, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan hijau di tingkat regional ASEAN.

