
Bogor, (21/5) – Politeknik AKA Bogor menerima kunjungan kerja sama dari Politeknik Tun Syed Nasir Syed Ismail (PTSN), Malaysia, pada Rabu (21/5/2026). Kunjungan yang berlangsung di Kampus Politeknik AKA Bogor ini merupakan agenda benchmarking internasional yang bertujuan mempelajari pengelolaan pendidikan vokasi berbasis industri, pengembangan kompetensi mahasiswa, implementasi kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta penguatan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi vokasi.
Dalam kegiatan tersebut, PTSN menjadikan Politeknik AKA Bogor sebagai salah satu institusi rujukan internasional untuk melihat secara langsung praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri. Kunjungan ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan kerja sama antara institusi pendidikan vokasi di Indonesia dan Malaysia.
Kegiatan dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, dan delegasi dari kedua institusi. Delegasi PTSN Malaysia dipimpin langsung oleh Direktur PTSN dan terdiri atas Head of Department (HOD) Chemical and Food Technology, Head of Course Program (HCP) Food Technology, tiga orang dosen pendamping, serta dua mahasiswa yang hadir sebagai student representative.
Dalam sambutannya, perwakilan Politeknik AKA Bogor menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh PTSN dengan memilih Politeknik AKA Bogor sebagai tujuan benchmarking internasional. Sementara itu, Direktur PTSN menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh sivitas akademika Politeknik AKA Bogor serta memaparkan profil institusi dan berbagai program unggulan yang dijalankan oleh PTSN Malaysia.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pertukaran informasi mengenai pengelolaan pendidikan vokasi, strategi peningkatan kompetensi lulusan, penguatan budaya mutu, serta implementasi kerja sama dengan dunia industri. Delegasi juga berkesempatan mengunjungi sejumlah fasilitas unggulan Politeknik AKA Bogor, antara lain Laboratorium Pangan, Laboratorium Lingkungan, Laboratorium Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), dan Laboratorium Tempat Uji Kompetensi (TUK).
Melalui kunjungan tersebut, delegasi PTSN dapat melihat secara langsung fasilitas praktik, tata kelola laboratorium, serta proses pembelajaran berbasis industri yang diterapkan di Politeknik AKA Bogor. Kegiatan ini juga menjadi momentum pertukaran wawasan dan pengalaman dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kunjungan kerja sama ini diharapkan menjadi awal terbentuknya kolaborasi yang berkelanjutan, inovatif, dan saling menguntungkan bagi kedua institusi. Melalui sinergi yang terjalin, Politeknik AKA Bogor dan PTSN Malaysia diharapkan dapat bersama-sama berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan vokasi di tingkat regional maupun internasional.

