
Bogor, (8/11) – Politeknik AKA Bogor kembali menyelenggarakan kegiatan Open House Pendidikan Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan dengan sekolah menengah serta memperkenalkan lebih dekat pendidikan vokasi kepada dunia pendidikan di tingkat SMA/SMK. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung F Politeknik AKA Bogor dan dihadiri oleh 150 peserta, terdiri atas 75 guru dan 75 siswa yang berasal dari berbagai SMA dan SMK di wilayah Bogor, Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tangerang, Depok, Jakarta, Bekasi, hingga Garut.
Kegiatan tahun ini terasa istimewa karena mengusung konsep yang berbeda dari penyelenggaraan open house sebelumnya. Jika pada tahun-tahun lalu peserta hanya mengikuti seminar dan sejumlah demonstrasi terbatas, maka pada tahun 2025 konsep kegiatan dirancang lebih interaktif dan komunikatif. Seluruh program studi di Politeknik AKA Bogor membuka booth resmi yang memungkinkan siswa dan guru berkeliling serta berdialog langsung dengan dosen maupun mahasiswa. Melalui pendekatan ini, peserta dapat memperoleh informasi secara lebih komprehensif mengenai kurikulum, fasilitas laboratorium, kegiatan kemahasiswaan, penelitian terapan, hingga peluang karier lulusan di industri.
Selain sesi kunjungan booth, kegiatan ini turut menghadirkan pemateri utama Dr. Nur Luthfi Rizqa Herianingtyas, M.Pd. yang menyampaikan materi bertema “Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penerapan proses belajar yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi, pemahaman menyeluruh, kreativitas, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Para peserta—baik siswa maupun guru—menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Siswa terlihat aktif bertanya mengenai keunggulan program studi, prospek pekerjaan di bidang industri kimia, standar laboratorium, serta pengalaman belajar langsung di dunia industri, yang menjadi ciri khas pendidikan vokasi di Politeknik AKA Bogor. Sementara itu, para guru memberikan respons positif atas konsep open house yang baru, karena memberikan ruang bagi siswa untuk belajar melalui interaksi langsung dan pengamatan nyata, bukan sekadar presentasi satu arah.
Melalui pelaksanaan Open House Pendidikan 2025, Politeknik AKA Bogor berharap dapat memberikan pengalaman bermakna bagi para peserta sekaligus membantu sekolah-sekolah memahami pentingnya pendidikan vokasi sebagai jalur strategis dalam mencetak SDM industri yang kompeten dan siap kerja. Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin memperluas jaringan kolaborasi akademik dengan sekolah mitra dan memperkuat peran Politeknik AKA Bogor sebagai perguruan tinggi vokasi yang berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia industri.

