Uji Kesesuaian Sistem, Spesifitas, Linearitas dan Presisi pada Penetapan Kadar Vitamin E 75 HP dalam Bahan Awal Vitamin E 75 HP secara Ultra High Performance Liquid Chromatography (UHPLC) Ultraviolet Detection

Autor(s): Arum Widyasmara, Amelia Pratiwi, Achmad Nandang Roziafanto
DOI: 10.55075/wa.v49i2.296

Sari

Ultra High Performance Liquid Chromatography (UHPLC) merupakan metode analisis dengan efisiensi tinggi, cepat, dan sensitif. Namun, metode penetapan kadar Vitamin E 75 HP pada bahan awal Vitamin E 75 HP secara UHPLC sebelumnya belum tervalidasi, sehingga perlu dilakukan pengujian beberapa parameter kinerja metode yang mendukung validasi metode seperti: uji kesesuaian sistem, uji spesifitas, linieritas, akurasi, presisi, batas deteksi dan batas kuantitasi. Analisis dilakukan menggunakan sistem UHPLC UV Detector menggunakan  kolom Bondapack C18 (150 mm x 3,9 mm) dengan fase gerak terdiri dari kombinasi methanol:purified water:asam asetat dengan perbandingan (97:2:1), laju alir 1,5 mL/menit, volume injeksi 10 μL, dan panjang gelombang 284 nm. Pada uji kesesuaian sistem didapatkan nilai % RSD 0,77%, uji spesifitas memperlihatkan tidak ada satupun peak pada solvent maupun fase gerak, uji linieritas pada konsentrasi 70%,80%,90%,100%,110% dan 120% menunjukkan nilai koefisien korelasi 0,9992. Uji akurasi pada larutan standar 80%,100% dan 120% berturut turut 100,21%, 100,66% dan 100,44%. Nilai %RSD pada uji ripitabilitas dan presisi antara berturut turut 1,21% dan 1,34%. Berdasarkan hasil penetapan bahan awal Vitamin E 75 HP secara UHPLC terhadap parameter uji kesesuaian sistem, spesifitas, linearitas, akurasi, presisi, batas deteksi dan batas kuantitasi teoritis telah memenuhi syarat keberterimaan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Annisa S., I. Musfiroh, L. Indriati. (2019). Perbandingan Metode Analisis Instrumen HPLC dan UHPLC: Article Review. Farmaka Vol 17 N0 3: 189-197)

Harmita, APT. 2010. Analisis Fisikokimia. Jakarta: UI Press.

ICH. (2022). ICH Guideline Q2(R2) on Validation of Analitical Procedures. Netherlands

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. (2020). Farmakope Indonesia Edisi VI. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Lampi, A.M. (2019). Analysis of Tocopherols and Tocotrienols by HPLC. AOCS. Finlandia: University of Helsinki.

Pubchem. (2025). Vitamin E. National Library of Medicine. National Center for Biotechnology Information. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Vitamin-E

Ramadhan S.A. dan I. Musfiroh. (2021). Review Artikel: Verifikasi Metode Analisis Obat. Farmaka Vol. 19 No. 3: 87-92.

Winarsi, H. (2007). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Kanisius.

Wong, Y.F., A. Makahleh, B. Saad, M. Nasir, M. Ibrahim, A.A. Rahim, N. Brosse. (2014). UPLC Method For the Determination of Vitamin E Homologues and Derivatives In Vegetable Oils, Margarines and Supplement Capsules Using Pentafluorophenyl Column. Talanta Vol 130, 299-306

Wood, R.A & H., Wallin. (1998). Quality in The Food Analysis Laboratory The Royal Society of Chemistry. Inggris: Cambridge.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.